Minggu, 06 Oktober 2019

Mbuh 3

Really I don't know how to love as you wanna be loved.
But I always prepare my self to do the best for people. That's my love. And keep in going to Be a good person.
Then I heard that you left me. Then I think Im none by you and unimportant one for you. I go far and hide.
Tonight, we come together, having pray, close eyes, thinking hope, dream.
And you know, who comes yo my mind?
.
.
You.
Even I have been trying to erase all of you.
.
.
You.
So many girls there, but you. My mind as like has its option. Kun fa yakun and your face drawn-out clearly. I can see your little smile.
.
.
You.
.
.
What's else?

Mbuh 2

Ingin ku raih tanganmu dengan segenggam mutiara. Katakan, "Kasih, peliharalah imanmu, jaga sehat dirimu, dan simpan erat cintamu". Kelak kau lihat wajahmu bercahaya menundukkan rembulan dan sang surya.

Sabtu, 05 Oktober 2019

Mbuh

Tidak ada lebah hinggap di bunga yang lepas dari kuasanya. Maka bukan sebuah kebetulan bila kita dipertemukan melainkan atas kehendaknya.

Jodoh memang benar Allah rahasiakan agar kita mau membuka mata dan pikiran lebar. Bumi Allah digelar sangat luas agar manusia dapat menjejak jengkal demi jengkal ayat-ayat kebesarannya. Itulah mengapa Adam dan Hawa diturunkan ke bumi secara terpisah satu sama lain. Toh akhirnya mereka bertemu jua. Aku yakin benar, jodohku tak lari kemana. Saat ini hanya sedang terpisah. Aku terus melangkah ke sana menjemput pujaan cinta.

Jarak hanya angka. Bukan penghalang berarti bagi insan penuh keyakinan. Wa tawakkal alahhohi wa kafaa billahi wakilaa.. Aku berserah pada Allah. Dan aku bersyukur atas segala pemberiannya..

Senin, 16 September 2019

This Is Beginning Siniaja Design and Printing

Disklaimer: Cerita ini dipublish cuma buat seru-seruan aja, di samping nyalurin hobi ngompyang dan nulis, juga buat portofolio e siapa tahu mboh sok kapan aku kangen. Syukur-syukur bisa dibaca anda sekalian dan bisa jadi motivasi atau inspirasi dalam berwirausaha. Okeh. Cekidot!!
.
Sebenarnya tidak ada alasan khusus kenapa aku kasih nama Siniaja. Tiba-tiba saja di pikiran muncul nama itu. Sepertinya unik, gampang diingat, dan enak diucap. hehe. Aku mulai dari latar belakang kelahiran Siniaja dulu ya, biar wawasan kesiniajaan kalian makin kaffah. wkwkw.
.
.
Di sepanjang jalan utama kecamatan Wedung banyak berjejer kios dan ruko. Most of them (keminggris, cah) adalah toko sembako dan konter hape, juga pulsa data. Saat sore hingga malam nampak angkringan dan gerobak-gerobak jajanan. Ada Es N*y*o*k*l*a*t (disensor ya gaes, ga boleh sebut merek), Thai tea, ada roti bakar, martabak, gorengan, nasi goreng, warung bakso, mie ayam, pecel lele, dan tentu saja tak ketinggalan makanan favoritku, sego kucing.

Selain itu ada juga toko yang lebih besar seperti bengkel motor, toko bangunan toko elektronik, toko listrik, toko plastik, toko alat tulis, dan toko perabot rumah tangga (btw, kapan kita bikin rumah tangga? hhh).

Jumat, 12 April 2019

DIAM TANPA KATA

Diam tanpa kata
Sepi sunyi tak bersuara
Diam tanpa kata
Lirik kecil bermain mata
Diam tanpa kata
Senyum tipis membuka asa
Diam tanpa kata
Menunggu, aku mau apa
Diam tanpa kata
Ah, Nanti saja kau bicara
Diam tanpa kata
Aku redup berharap cahaya
Diam tanpa kata
Aku kehilangan makna
Diam tanpa kata
Diam tanpa kata
Aku tak lagi berkata