Minggu, 24 Mei 2020

Yang dilarang ketika lebaran


Oleh Dzulhikam 

Setelah berpuasa satu bulan lamanya sudah wayahnya kita berlebaran dengan suka cita. Perjuangan berpuasa, tarawih akan menjadi lengkap dengan bermaafan kepada sesama. Apalagi bila sanak famili bisa berkumpul maka kebahagiaan kita akan lebih kaffah dan instagrammable. Terlebih bagi kaum jomblo yang tahun ini bisa berlebaran dengan pasangan. Wah.. Pokoke hidup ini terasa sempurna dan lebih siap di rumah aja melawan corona. 

Meski demikian ada beberapa hal yang harus dihindari ketika berlebaran. Ucapan dan perbuatan kita tetap harus dikontrol agar tidak menimbulkan salah persepsi dan salah PUEBI. 

  1. Mohon maaf 
Manusia memang tak bisa luput dari khilaf. Maka sudah sepatutnya kita berusaha menjaga laku agar tidak menuai dosa. Meski begitu Kita sangat dilarang untuk minta maaf. mengucapkan mohon maaf lahir dan mbatin yang jelek-jelek terhadap orang lain seperti, "idih kamu yang banyak dosa sama aku, masa aku yang harus minta maaf. Uh.. Lihat saja nanti. Sandalmu aku tuker sama swallowku". Sayang, kan. Ucapan tulus minta maaf jadi ternoda oleh brutalnya negative thinking. 

Rabu, 22 April 2020

Review Film : Dua Garis Biru




Oke, saya akan mereview film ini dengan lugas, tidak bertele-tele. Anyway film ini realese perdana pada Juli 2019. Karena kisahnya yang 'nakal' tentu saja penayangannya mendapat stigma miring bagi beberapa kalangan yang concern pada isu moral dan agama. Namun bagi pihak lain, justru film ini sangat bagus dan layak untuk ditonton para remaja serta orangtua agar menjadi pembelajaran bersama. So, let's do it!

Film ini bercerita tentang 'kecelakaan' dua remaja yang bernama Bima dan Dara. Alkisah Bima dan Dara adalah remaja yang duduk di bangku Kelas XII SMA. Saking dekatnya mereka berpacaran, mereka sering berduaan baik di sekolah maupun di rumah.

Sabtu, 21 Maret 2020

Aku tak tahu

Aku tak tahu kau masih suka puisi atau tidak
Aku pun tak tahu kau mau dipuji atau tidak
Bukan aku merayu, hanya ingin kau tahu
Aku bahagia menjumpaimu
Menyimak tiap huruf yang kau eja
Mengamati isyarat bibir yang kau gerak
Dan membaca mimik muka yang kau pola
Bagaimana aku bisa lupa senyum manismu, sedang itu tirakatku setiap hari
Bagaimana bisa aku lupa tawa manjamu sedang itu dzikir dawamku setiap malam
Oh cinta cinta
Kemana saja engkau berkelana
Tinggalah di sini
Di hati yang tak pernah lupa cara mencintaimu
_gh

Senin, 20 Januari 2020

Aku

Kenapa takut menjadi aku?
kenapa aku harus menjadi kamu atau dia?
sedangkan aku, kamu dan dia adalah spirit yang berbeda
jangan memaksa aku untuk menjadi kamu atau dia
karena aku adalah aku

lalu siapa aku?
aku adalah sekumpulan dari aku yang kemarin hingga aku yang sekarang
aku adalah yang dilahirkan penuh cinta dan kasih sayang
aku adalah yang tumbuh bersama semesta alam
aku adalah yang senantiasa berdzikir atas karunia tuhan

aku adalah yang tak lelah mengejar mimpi
aku adalah petualang yang siap menjelajah bumi
aku adalah yang berdiri walau yang lain duduk di kursi
aku adalah yang jatuh lalu bangkit kembali
aku adalah yang memaafkan walau dikhianati
aku adalah yang tegar walau dicaci
aku adalah yang setia dan tak terganti
tidak ada yang dapat mengubah aku kecuali aku sendiri

aku memilih jalan tanpa ada dikte
aku memilih langkah tanpa ada gelisah
karena aku memilih menjadi aku

- Langit mendung

Kamis, 16 Januari 2020

TUGAS UAS Taufiqur Rohman (201803172)


TUGAS UAS

Disusun guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah                : Kajian Kurikulum Pendidikan
Dosen Pengampu        : Dr. Sri Utaminingsih, M.Pd


Oleh:
Taufiqur Rohman  (201803172)

           

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2020